Artikel Mengenai Akibat buruk
pengangguran dan Masalah Pengangguran
Paragraf induktif
Akibat buruk pengangguran
Salah
satu faktor penting yang menentukan kemakmuran suatu masyarakat adalah tingkat
pendapatannya. Pendapatan masyarakat mencapai maksimum apabila tingkat
penggunaan tenaga kerja penuh dapat diwujudkan. Pengangguran mengurangi
pendapatan masyarakat, dan ini mengurangi tingkat kemakmuran yang mereka capai.
Ditinjau dari sudut individu, pengangguran menimbulkan berbagai masalah ekonomi
dan sosial kepada yang mengalaminya. Ketiadaan pendapatan menyebabkan para
penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya. Disamping itu ia dapat
mengganggu taraf kesehatan keluarga. Pengangguran yang berkepanjangan
menimbulkan efek psikologis yang buruk ke atas diri penganggur dan keluarganya.
Apabila keadaan pengangguran di suatu negara adalah sangat buruk, kekacauan
politik dan sosial selalu berlaku dan menimbulkan efek yang buruk kepada
kesejahteraan masyarakat dan prospek pembangunan ekonomi dalam jangka panjang. Nyatalah bahwa pengangguran adalah masalah
yang sangat buruk efeknya kepada perekonomian dan masyarakat, dan oleh sebab
itu secara terus menerus usaha-usaha harus dilakukan untuk mengatasinya.
Paragraf deduktif
Masalah pengangguran
Pengangguran adalah suatu keadaan dimana seseorang
yang tergolong dalam angkatan kerja ingin mendapatkan pekerjaan tetapi belum
dapat memperolehnya. Seseorang yang tidak bekerja, tetapi tidak
secara efektif mencari pekerjaan tidak tergolong sebagai penganggur. Sebagai
contoh, ibu rumah tangga yang tidak ingin bekerja karena ingin mengurus
keluarganya tidak tergolong sebagai penganggur. Seorang anak keluarga kaya yang
tidakmau bekerja karena gajinya lebih rendah dari yang diinginkannya juga tidak
tergolong sebagai penganggur. Ibu rumah tangga dan anak orang kaya tersebut
dinamakan penganggur sukarela.
Faktor
utama yang menimbulkan pengangguran adalah kekurangan pengeluaran agregat. Para
pengusaha memproduksi barang dan jasa dengan maksud untuk mencari keuntungan.
Keuntungan tersebut hanya akan dapat diperoleh apabila para pengusaha dapat
menjual barang yang mereka produksikan. Semakin besar permintaan, semakin
banyak barang dan jasa yang akan mereka wujudkan. Kenaikan produksi yang dilakukan
akan menambah penggunaan tenaga kerja. Dengan demikian terdapat perhubungan
yang erat di antara tingkat pendapatan nasional yang dicapai dengan penggunaan
tenaga kerja yang dilakukan; semakin tinggi pendapatan nasional, semakin banyak
penggunaan tenaga kerja dalam perekonomian.
Ditinjau
dari sudut individu, pengangguran menimbulkan berbagai masalah ekonomi dan
sosial kepada yang mengalaminya. Ketiadaan pendapatan menyebabkan para
penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya. Disamping itu ia dapat
mengganggu taraf kesehatan keluarga. Pengangguran yang berkepanjangan
menimbulkan efek psikologis yang buruk ke atas diri penganggur dan keluarganya.
Apabila keadaan pengangguran di suatu negara adalah sangat buruk, kekacauan
politik dan sosial selalu berlaku dan menimbulkan efek yang buruk kepada
kesejahteraan masyarakat dan prospek pembangunan ekonomi dalam jangka panjang.
Sumber :
Berita Harian Kompas
ANALISIS :
Dari berbagai penjelasan diatas, dapat
disimpulkan bahwa penalaran dalam prosesnya ada 2 macam yaitu penalaran Induktif
dan penalaran Deduktif.
-
Penalaran induktif adalah proses penalaran untuk manari kesimpulan berupa
prinsip atau sikap yang berlaku umum berdasarkan fakta – fakta yang bersifat
khusus, prosesnya disebut Induksi.
- Penalaran
Deduktif adalah contoh suatu paragraf yang dibentuk dari suatu masalah yang
bersifat umum, lebih luas. Setelah itu ditarik kesimpulan menjadi suatu masalah
yang bersifat khusus atau lebih spesifik.
Dari
Artikel di atas bahwa paragraf Induktif yaitu paragraf utama nya terletak di
akhir paragraf bisa di lihat di akhir, Kemudian
menarik Kesimpulan-kesimpulan berdasarkan peristiwa-peristiwa tersebut Contoh
nya yaitu Nyatalah bahwa pengangguran
adalah masalah yang sangat buruk efeknya kepada perekonomian dan masyarakat,
dan oleh sebab itu secara terus menerus usaha-usaha harus dilakukan untuk
mengatasinya.
Dan untuk Paragraf Deduktif yaitu Letak kalimat
Utamanya di awal paragraf,di awali dengan pernyataan umum di susul dengan
uraian dan di akhiri dengan penjelasan,Contohnya : Pengangguran adalah suatu
keadaan dimana seseorang yang tergolong dalam angkatan kerja ingin mendapatkan
pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya.
Sumber:
http://www.perkuliahan.com/makalah-kalimat-deduktif-induktif-bahasa-indonesia/#ixzz1pRmbONbr
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/03/penalaran-induksi-deduksi/
Artikel paragraf deduktif dan paragraf
induktif (Revisi)
Berita
Harian Kompas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar