PENALARAN
Penalaran adalah
proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera pengamatan empirik yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian.
Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi -proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang
diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang
sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar. Dalam
penalaran,proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence).
Macam-macam Penalaran, Penalaran ada dua jenis yaitu :
Penalaran Induktif
Penalaran
induktif adalah proses penalaran untuk manari kesimpulan berupa prinsip atau
sikap yang berlaku umum berdasarkan fakta – fakta yang bersifat khusus,
prosesnya disebut Induksi. Penalaran induktif tekait dengan empirisme. Secara
impirisme, ilmu memisahkan antara semua pengetahuan yang sesuai fakta dan yang
tidak. Sebelum teruji secara empiris, semua penjelasan yang diajukan hanyalah
bersifat sentara. Penalaran induktif ini berpangkal pada empiris untuk menyusun
suatu penjelasan umum, teori atau kaedah yang berlaku umum.
Ciri-ciri
Paragraf Induktif
Terlebih dahulu menyebutkan peristiwa-peristiwa khusus
1.
Kemudian, menarik kesimpulan berdasarkan
peristiwa-peristiwa khusus
2.
Kesimpulan terdapat di
akhir paragraf
3.
Menemukan Kalimat
Utama, Gagasan Utama, Kalimat Penjelas
Kalimat utama paragraf induktif terletak di akhir
paragraf
4.
Gagasan Utama terdapat pada kalimat utama
5.
Kalimat penjelas terletak sebelum kalimat utama, yakni
yang mengungkapkan peristiwa-peristiwa khusus
6.
Kalimat penjelas
merupakan kalimat yang mendukung gagasa utama
Contoh
penalaran induktif :
Setiap orang tua tentu
berharap anaknya kelak menjadi orang sukses. Indikator kesuksesan biasanya
dilihat dari pekerjaan. Itulah mengapa banyak orang tua yang berbondong-bondong
mengirimkan anaknya ke sekolah-sekolah favorit dengan harapan agar nantinya
sang anak dapat bersaing di dunia kerja yang semakin keras. Pendidikan yang
tepat bagi anak sebenarnya tidak harus selalu dengan mengirimkan mereka ke
sekolah faforit, melainkan dengan cara mengarahkan sang anak sesuai minat dan
bakat mereka. Oleh karena itu, orang tua sebenarnya memiliki peran yang
sangat penting untuk menentukan pekerjaan apa yang sesuai dengan sang anak.
Keterangan: Paragraf utama
terletak di akhir paragraf.
Penalaran Deduktif
Deduktif
adalah contoh suatu paragraf yang dibentuk dari suatu masalah yang bersifat
umum, lebih luas. Setelah itu ditarik kesimpulan menjadi suatu masalah yang bersifat
khusus atau lebih spesifik. Atau juga dapat diartikan, suatu paragraf yang
kalimat utamanya berada di depan paragraf kemudian diikuti oleh kalimat
penjelas.
Ciri-ciri paragraf deduktif
Penalaran deduktif adalah proses penalaran yang bertolak dari
peristiwa-peristiwa yang sifatnya umum menuju pernyataan khusus. Apabila di identifikasi
secara terperinci, paragraf berpola deduktif memiliki ciri-ciri sebagai berikut
:
1) Letak kalimat utama di awal paragraf
2) Diawali dengan pernyataan umum disusul dengan uraian atau penjelasan khusus
3) Diakhiri dengan penjelasan
Contoh
Penalaran Deduktif :
Beberapa
tips belajar menjelang Ujian Akhir Nasional. Jangan pernah belajar “dadakan”.
Artinya belajar sehari sebelum ujian. Belajarlah mulai dari sekarang. Belajar
akan efektif kalau belajar kumpulan soal. Hal ini dapat dilakukan dengan cara
menjawab soal-soal di buku kumpulan soal. Mencocokannya, lalu menilainya.
Barulah materi yang tidak dikuasai dicari di buku.

